Wednesday, November 29, 2006

Melankolik Pembunuh

Mmm ternyata aku seorang melankolik sanguine, setelah itung2an score quis selesai aku jumlah dan mencocokkannya dengan rumus di papan tulis, yah siang itu kami menjalani tes kepribadian dengan tujuan mengetahui type kepribadian macam apa kita ini. Menjadi sosok berkepribadian separo melankolik dan separo sanguine ternyata gak mudah, apalagi kedua sisi itu bertype aktiv dimana keduanya ingin memenuhi apa yang menjadi butuhnya.

Aku yang sanguine biasa mendominasi ketika ku keluar dari sarang menjalani aktivitas sehari hari, menjadi sosok penghibur dan pembakar semangat, juga tukang provokasi hingga tanpa kehadiranku temen2 kelompokku gak akan beranjak dari tempatnya berdiri.

Aku yang melankolik segera akan menenggelamkanku ke dalam lamunan liar tak berbatas, sembari mengenang luka2 lama tak terobati, harapan2 yang terpenggal, dan secarik puisi2 sedih yang memakuku merenung di dalam kering ruang ini.

Belakangan melankolik ku mencoba mencengkram erat dan membunuh sisi sanguine ku, ku jadi kehilangan sentuhan sebagai seorang “badut, ku jadi gak asek lagi dan jadi biang melempemnya semua kelompok yang kudatangi. Sosok penghibur itu kini malah butuh penghiburan . . . parah.

Melankolik pembunuh itu kini makin dalam menggerogoti diri ini, sekarang aku jadi pendiam, tampangku jadi kayak poto2 band jepang “cemberut melulu, dan sedikit masalah bisa membawa hawa keputusasaan. Teman ku pernah menjulukiku gelas kristal’ dari luar terasa berkilau tetapi sangat rapuh dan mudah ambyar berkeping keping . . . .

Hari-hari ke depan mungkin giliran jiwa ini yang diincar oleh melankolik pembunuh ini, tetapi sebelum itu terjadi sepertinya dia ingin mengghabisi seseorang terlebih dahulu, atau barangkali mencari teman untuk terjun bersama . . .

Di sering berbisik, “it’s your turn . . . you have to finish it”, lingkaran karma telah mulai bergerak lagi dan sekarang menghampirimu, bukan untuk menghabisimu melainkan untuk mengajakmu menjadi perpanjangan tangan dia menjadi media untuk menggenapi karma2 yang sudah menanti supaya semua mendapat sesuatu yang pantas di dapat.

Melankolik pembunuh kapan dirimu akan melepaskanku ?

1 Comments:

At 9:16 PM, Blogger UchiE-VioLeTa said...

Wowww.. about perpanjangan lagi nich... belakangan ini kok aQ sering banget yah mas denger kata 'perpanjangan tangan Tuhan'... hemmm rasa2nya kata2 itu begitu bermakna.. dan semoga karyamu di balik pribadi melankolik dan sanguistik juga merupakan salah satu 'perpanjangan tangan Tuhan' he he he.. nyambung nggak seh, mas?? Nek ora nyambung yo silakan disambung-sambungin aja yach hi hi hi hi...

 

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home